Menggambar Bersama di Kampung Savana

Penulis

  • Fadly Saleh Universitas Teknologi Sulawesi

Kata Kunci:

Kampung Savana; Menggambar; Permukiman Kumuh; Seni

Abstrak

Kampung Savana merupakan salah satu permukiman kumuh di Makassar. Hal itu dapat terlihat dari infrastrukturnya yang buruk, fasilitas permukiman yang sangat minim, kondisi fisik rumah yang jauh dari kata bagus dan penghasilan penduduknya yang tergolong rendah. Sama seperti permukiman kumuh lainnya, salah satu masalah di Kampung Savana adalah masalah pendidikan.

Banyak anak-anak di Kampung Savana yang tidak bersekolah. Hal itu tentu saja menjadi masalah karena rantai kemiskinan hanya dapat diputuskan dengan pendidikan yang layak. Kegiatan pengabdian ini menawarkan program kegiatan Menggambar Bersama yang ditujukan untuk anak-anak usia dini di Kampung Savana. Hal ini dianggap penting, karena pada usia dini, anak berada pada masa emas perkembangan otaknya. Untuk mengembangkan otaknya secara optimal, rangsangan menggunakan kegiatan seni sangat di butuhkan. Dengan kegiatan seni, seperti menggambar, dapat meningkatkan daya imajinasi dan  kreatifias anak-anak yang sangat penting untuk masa depan mereka.

Kegiatan menggambar bersama ini mempu memicu ketertarikan anak-anak di Kampung Savana, terlihat dari antusias mereka dalam mengikuti kegiatan ini dan hasil karya mereka yang dapat mereka selesaikan dengan baik. Minat mereka juga terlihat dari aktifitas belajar mereka bersama komunitas sosial setelah kegiatan ini selesai, dimana mereka terkadang meminta untuk adanya kegiatan menggambar disela-sela mereka belajar hal lainnya.

Referensi

Crysta, E. A., & Budisusanto, Y. (2017). Identifikasi Permukiman Kumuh Berdasarkan Tingkat RT di Kelurahan Keputih, Kota Surabaya. Jurnal Teknik ITS Vol. 6 No. 2.

Direktorat Pengembangan Permukiman. Direktorat Jendral Pajak. Kementrian Pekerjaan Umum. (2014). “Panduan Kegiatan Quick Count Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh”

Gunada, I Wayan Agus. (2022). Konsep, Fungsi dan Strategi Pembelajaran Seni Bagi Peserta Didik Usia Dini. KUMAROTTAMA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2.

Silvia, C. S. (2017). Identifikasi Karateristik dan Pemetaan Tingkat Kekumuhan Kawasan Permukiman Kumuh Gampong Panggong Kecamatan Johan Pahlawan. Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi. Vol. 3 No. 4.

Sukmaniar., Kurniawan, A., & Pitoyo, A. J. (2020). Population characteristics and distribution patterns of slum areas in Palembang City: Getis ord gi* analysis. InE3S Web of Conferences (Vol. 200, p. 04005). EDp Sciences.

Suminah, E., Nugraha, A., Lestari, G. D., & Wahyuni, M. (2017). Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Apa, Mengapa, Dan Bagaimana (E. Yulaelawati (ed.); 1st ed.). Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Wimardana, A. S., & Setiawan, R. P. (2016). Faktor Prioritas Penyebab Kumuh Kawasan Permukiman Kumuh di Kelurahan Belitung Selatan Kota Banjarmasi. Jurnal Teknik ITS. Vol. 5 No.2.

Zulkarnaini, W. R., Elfindri, E., & Sari, D. T. (2019). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Permukiman Kumuh di Kota Bukittinggi. Jurnal Planologi Vol. 16. No. 2.

Diterbitkan

15-08-2024

Cara Mengutip

Menggambar Bersama di Kampung Savana. (2024). Philantropy : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 6-13. https://journalold.utsmakassar.ac.id/index.php/JP/article/view/67